Minggu, 25 Mei 2025

Script Broadcast dan Follow Up




📝 Tips Script Broadcast



👋 *𝑯𝒂𝒍𝒐 𝑩𝒂𝒑𝒂𝒌 / 𝑰𝒃𝒖* 💥

📅 *𝐉𝐔𝐍𝐈 𝟐𝟎𝟐𝟓*

*𝐏𝐑𝐎𝐌𝐎 𝐓𝐎𝐘𝐎𝐓𝐀 𝐁𝐔𝐋𝐀𝐍 𝐈𝐍𝐈*

✓ 𝑫𝑷 𝑹𝒊𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑴𝒖𝒍𝒂𝒊 𝟏𝟕 𝑱𝒖𝒕𝒂𝒂𝒏

✓ 𝑪𝒊𝒄𝒊𝒍𝒂𝒏 𝑴𝒖𝒍𝒂𝒊 𝟑 𝑱𝒖𝒕𝒂𝒂𝒏

✓ 𝑮𝒓𝒂𝒕𝒊𝒔 𝑽𝒐𝒖𝒄𝒉𝒆𝒓 + 𝑨𝒌𝒔𝒆𝒔𝒐𝒓𝒊𝒔

✓ 𝑷𝒓𝒐𝒈𝒓𝒂𝒎 𝑻𝒓𝒂𝒅𝒆-𝑰𝒏

✓ 𝑻𝒆𝒔𝒕 𝑫𝒓𝒊𝒗𝒆 𝑮𝒓𝒂𝒕𝒊𝒔

✓ 𝑫𝒊𝒔𝒌𝒐𝒏 𝒉𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂 𝑹𝒑𝟏𝟎𝟎 𝑱𝒖𝒕𝒂 (𝒖𝒏𝒊𝒕 𝒕𝒆𝒓𝒕𝒆𝒏𝒕𝒖)


𝑼𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒊𝒏𝒇𝒐 𝒍𝒆𝒏𝒈𝒌𝒂𝒑, 𝒔𝒊𝒎𝒖𝒍𝒂𝒔𝒊 𝒌𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕, 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒐𝒐𝒌𝒊𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒔𝒕 𝒅𝒓𝒊𝒗𝒆, 𝒔𝒊𝒍𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒃𝒂𝒍𝒂𝒔 𝒑𝒆𝒔𝒂𝒏 𝒊𝒏𝒊! https://toyotamedan.web.id/pricelist


𝑺𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑻𝒆𝒏𝒏𝒆𝒓, 𝑻𝒐𝒚𝒐𝒕𝒂 𝑫𝒆𝒍𝒕𝒂𝒎𝒂𝒔 𝑴𝒆𝒅𝒂𝒏






𝐂𝐀𝐒𝐇𝐁𝐀𝐂𝐊 𝐏𝐔𝐋𝐔𝐇𝐀𝐍 𝐉𝐔𝐓𝐀 𝐑𝐔𝐏𝐈𝐀𝐇 :

✓•𝑹𝒖𝒎𝒂𝒉 𝑺𝒆𝒘𝒂 , 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖

✓•𝑲𝒆𝒌𝒖𝒓𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑫𝒂𝒕𝒂, 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖

✓•𝑩𝒊𝒔𝒂 𝑻𝒖𝒌𝒂𝒓 𝑻𝒂𝒎𝒃𝒂𝒉 𝑺𝒆𝒎𝒖𝒂 𝑴𝒆𝒓𝒌 𝑴𝒐𝒃𝒊𝒍


𝐅𝐑𝐄𝐄 𝐀𝐂𝐂𝐄𝐒𝐒𝐎𝐑𝐈𝐄𝐒 : 

•𝐅𝐑𝐄𝐄 - 𝐊𝐀𝐂𝐀 𝐅𝐈𝐋𝐌

•𝐅𝐑𝐄𝐄 - 𝐓𝐀𝐋𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐈𝐑

•𝐅𝐑𝐄𝐄 - 𝐊𝐀𝐑𝐏𝐄𝐓 𝐊𝐀𝐊𝐈

•𝐅𝐑𝐄𝐄 - 𝐏𝐀𝐘𝐔𝐍𝐆 

•𝐅𝐑𝐄𝐄 - 𝐆𝐀𝐍𝐓𝐔𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐊𝐔𝐍𝐂𝐈


𝐅𝐑𝐄𝐄 𝐒𝐄𝐑𝐕𝐈𝐒 :

•𝐉𝐚𝐬𝐚 𝐒𝐞𝐫𝐯𝐢𝐜𝐞 𝟓𝟎.𝟎𝟎𝟎 𝐊𝐌 / 𝟒 𝐓𝐡𝐧.

•𝐒𝐩𝐚𝐫𝐞𝐩𝐚𝐫𝐭 𝟓𝟎.𝟎𝟎𝟎 𝐊𝐦 / 𝟒 𝐓𝐡𝐧.

•𝟓𝐱 𝐆𝐚𝐧𝐭𝐢 𝐎𝐥𝐢 𝟓𝟎.𝟎𝟎𝟎 𝐊𝐌 / 𝟒𝐓𝐡𝐧









📝 Tips Follow Up Customer


1. CHAT:

* gaya bahasa (resmi atau santai)Jangan langsung jualan di kalimat pertama

* gaya penulisan (lengkap atau singkatan)buat menarik dan informatif.

* emoticon (intensitas atau favorit)Gunakan emoji secukupnya


2. TELEPON:

* Salam (belum kenal, sudah kenal, tau data)

* Gaya bicara (cepat, naik turun , penuh jeda)

* Nada suara (menurun)


3. TATAP MUKA:

* Pakaian (Sesuai Acara)

* Wajah (Segar atau Mata berbinar)

* Bau Badan (Wangi Elegan)

* Bahasa Tubuh (Jangan Terlalu Cepat Bergerak)




🛠️ 1. Follow-Up Whatsapp


Melakukan follow-up customer dalam penjualan mobil dengan cara yang tepat sangat penting agar tidak terkesan memaksa, namun tetap menunjukkan ketertarikan dan profesionalisme. Berikut tips follow-up customer yang benar dalam konteks sales mobil:



Teknik SBPK untuk follow up Whatsapp ( Salam , Benefit , Promosi , Kelangkaan )

1. Salam

* (Gak ada nama ) Halo selamat pagi salam kenal nama saya arit dari korporat , ini dengan bapak siapa dari kota apa ?

* (Ada Nama) Halo pak Agus apa kabar bapak salam sehat, perkenalkan saya parjo sales nisan medan. Boleh tau bapak tinggal di kota mana sesuai ktp ?

2. Benefit

* Apakah ada waktu buat saya telepon ?

* (Bila belum) Baik pak apakah sudah pernah testdrive ? Bapak kira" hari ini apakah ada waktu buat saya visit ke tempat bapak ?

* Bapak rencana tambah mobil atau tukar mobil lama ?

* Sebelum kami beritahukan harga , saya mau memberitahu dulu benefit Kakak mungkin ada yang mau dipertanyakan lebih dalam lagi ? 3. Promosi

* Harga normalnya adalah segini , kebetulan kami ada promo harga segini hingga tanggal segini kakak butuhnya berapa

4. Kelangkaan

* Promosi ini terbatas kapan , quantity nya tinggal berapa



Contoh pesan WA/sms:

🚗 Halo Pak/Bu [Nama], 

Terima kasih sudah menghubungi kami terkait mobil [Nama mobil]. Jika ada hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut soal spesifikasi, harga , promo, atau simulasi kredit saya siap bantu😊


🚗 Halo Pak/Bu [Nama],

Terima kasih sudah datang ke showroom kemarin. Apakah ada hal yang ingin ditanyakan lagi soal [nama mobil]? Kami siap bantu kapan saja 😊


🚗 Halo Pak/Bu ,

kalau Bapak/Ibu berkenan, kami juga bisa jadwalkan test drive gratis di showroom atau bisa kami antar ke lokasi Bapak/Ibu

Salam, [nama]-Sales[dealer]


🚗 Selamat siang Pak/Bu [Nama], 

Terima kasih sudah datang dan test drive mobil [Nama Mobil] kemarin. Semoga unitnya sesuai dengan harapan Bapak/Ibu. Jika masih ada pertimbangan atau butuh simulasi cicilan lainnya jangan ragu hubungi saya ya. Saat ini masih ada promo [Sebutkan promo jika ada] yang berlaku sampai [tanggal] Saya siap bantu prosesnya dari awal sampai unit dikirim ke rumah .😊

Salam hangat

[Nama]


🚗 Halo Pak/Bu [Nama], 

Semoga sehat selalu, saya ingin update sedikit saat ini stok [Nama Mobil. Warna Favorit Customer] masih tersedia dan sedang ada promo tambahan [contoh cashback. DP ringan atau free aksesoris]. Kalau Bapak/Ibu masih berminat boleh kita bicarakan lebih lanjut dan saya bisa bantu estimasi baru sesuai kebutuhan Bapak/Ibu.

Terima kasih dan ditunggu kabarnya 🙏

[Nama Anda]








 

🛠️ 2. Follow-Up Telepon


Tips Sales Magic saat jumpat customer

1. Building Trust

2. Building Needs

3. Solution (Problem Solving)


Melakukan follow-up lewat telepon kepada customer yang sudah menanyakan hitungan kredit mobil memang perlu dilakukan dengan pendekatan yang hati-hati. Tujuan utama adalah menjaga agar percakapan tetap profesional, tidak terkesan memaksa, namun tetap memberi informasi yang mereka butuhkan. Berikut adalah langkah-langkah dan skrip telepon follow-up yang bisa kamu gunakan: 


✅ 1. Persiapkan Diri Sebelum Telepon

* Pastikan data customer lengkap: Nama, tipe mobil yang ditanyakan, simulasi kredit yang mereka inginkan (misal: DP berapa, tenor berapa lama).

* Cek promo atau stok mobil terbaru: Jika ada promo yang menarik, atau unit yang terbatas, ini akan menjadi poin tambahan dalam follow-up.


✅ 2. Mulai Dengan Sapaan yang Ramah

Sebelum langsung masuk ke pembicaraan, pastikan membuka percakapan dengan sapaan yang ramah agar customer merasa nyaman.

Contoh:

"Halo Pak/Bu [Nama], selamat pagi/siang! Ini [Nama Anda] dari Toyota [Nama Dealer]. Apakah Bapak/Ibu sedang sibuk? Saya hanya ingin menindaklanjuti pertanyaan yang Bapak/Ibu kirimkan beberapa waktu lalu terkait simulasi kredit untuk mobil [Tipe Mobil]."


✅ 3. Tanyakan Kebutuhan dan Keputusan Customer

Setelah menyapa, tanyakan apakah customer masih mempertimbangkan pilihan mereka atau jika ada hal lain yang ingin dibahas.

Contoh:

"Saya ingin memastikan apakah informasi simulasi kredit yang saya kirimkan sebelumnya sudah sesuai dengan harapan Bapak/Ibu? Apakah ada pertanyaan lebih lanjut mengenai cicilan, DP, atau fitur lainnya?"

Jika customer mengatakan sudah mempertimbangkan atau masih ragu, lanjutkan dengan menawarkan solusi.


✅ 4. Berikan Update atau Informasi Tambahan

Jika ada promo baru, stok unit, atau opsi cicilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka, berikan informasi tersebut.

Contoh:

"Sebenarnya, saat ini kami sedang ada promo tambahan untuk pembelian Toyota [Nama Mobil], yang membuat cicilan bisa lebih ringan. Misalnya, DP bisa lebih rendah dan bunga lebih kompetitif. Bapak/Ibu tertarik mendengarnya?"

Jika customer sudah yakin, bantu mereka menuju tahap berikutnya, misalnya penjadwalan test drive atau meminta dokumen.


✅ 5. Berikan Solusi yang Menyesuaikan Kebutuhan

Kadang, customer punya kekhawatiran soal harga atau cicilan. Cobalah untuk memberi solusi yang lebih fleksibel, misalnya penyesuaian tenor atau opsi pembiayaan.

Contoh:

"Jika Bapak/Ibu merasa cicilan sedikit tinggi, kami juga bisa coba perpanjang tenor sehingga cicilannya lebih ringan. Bagaimana menurut Bapak/Ibu? Saya bisa bantu menghitung ulang jika diperlukan."


✅ 6. Ajak Untuk Tindak Lanjut

Ajak customer untuk melanjutkan ke langkah berikutnya, apakah itu melakukan test drive, mengunjungi showroom, atau melengkapi dokumen untuk pengajuan kredit.

Contoh:

"Kalau Bapak/Ibu sudah merasa siap, saya bisa bantu proses pengajuan kreditnya, atau jika Bapak/Ibu ingin lebih yakin, kami bisa jadwalkan test drive di showroom kami, kapan waktu yang pas?"


✅ 7. Ucapkan Terima Kasih dan Tawarkan Bantuan Lain

Akhiri percakapan dengan ramah dan pastikan customer merasa dihargai. Jangan lupa untuk memberikan kesan bahwa kamu siap membantu kapan saja.

Contoh:

"Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu, Pak/Bu [Nama]. Kalau ada pertanyaan lagi atau perlu informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi saya. Saya siap bantu kapan saja. Semoga hari Bapak/Ibu menyenankan!"


✅ Contoh Skrip Telepon Follow-Up

"Halo Pak/Bu [Nama], selamat pagi! Ini [Nama Anda] dari Toyota [Nama Dealer]. Apakah Bapak/Ibu sedang sibuk? Saya ingin menindaklanjuti pertanyaan yang Bapak/Ibu kirimkan mengenai simulasi kredit untuk mobil Toyota [Tipe Mobil]."

"Apakah simulasi yang saya kirimkan sudah sesuai dengan yang Bapak/Ibu harapkan? Atau mungkin ada pertanyaan lain yang bisa saya bantu jawab?"

"Selain itu, saat ini kami sedang ada promo tambahan yang bisa membuat cicilan jadi lebih ringan. Jika Bapak/Ibu berminat, saya bisa kirimkan detail promo tersebut."

"Jika Bapak/Ibu sudah siap, saya bisa bantu proses pengajuan atau jadwalkan test drive kapan saja, Pak/Bu."

"Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Jika ada pertanyaan lain, saya selalu siap di sini. Semoga hari Bapak/Ibu menyenankan!"


Tips Tambahan:

Jangan terburu-buru: Pastikan percakapan berlangsung dengan santai dan tidak terkesan terburu-buru.

Fokus pada kebutuhan customer: Tanyakan apakah mereka sudah memikirkan opsi-opsi yang terbaik untuk mereka, seperti DP, tenor, dan jenis mobil.

Tunggu respon mereka: Jangan langsung menyerang dengan informasi. Beri mereka waktu untuk berpikir dan menjawab.





Tips Telepon Sugesti


1. Double Bind (Ilusi Pilihan, Hasil Sama)
“Lo bisa mulai hari ini… atau nunggu sampe hati 
lo bener-bener yakin. Tapi begitu lo mulai, ada 
hal yang berubah: lo bakal ngerasa ini bukan 
produk biasa.”
Penjelasan: Lo kasih pembeli dua opsi —
keduanya ujungnya sama: beli. Tapi dikemas 
seolah mereka bebas milih.
Efek: Mereka merasa tetap punya kendali → 
defensiveness turun drastis.

2. Yes Set + Embedded Command
“Lo udah baca sampai sini. Lo masih di sini. Lo 
penasaran. Itu tandanya… lo udah setengah 
jalan buat bilang ‘iya’.”
Penjelasan: Tiga fakta kecil (yes set) = otak 
otomatis setuju. Kalimat keempat menyisipkan 
sugesti: “lo udah bilang ya.”
Efek: Membuka pikiran bawah sadar dengan
pattern setuju → perintah jadi “masuk” tanpa 
disadari.

3. Paradoxical Permission
“Gue gak maksa lo beli. Malah, kalau lo ngerasa 
ini gak penting — skip aja. Tapi kalo hati lo diemdiem bilang: ‘kok ini gue banget ya?’… mungkin 
ini momen lo.”
Penjelasan: Lo kasih izin untuk gak beli → malah 
bikin otak lawan arah: “loh kok gue makin 
pengen ya?”
Efek: Menurunkan resistensi → muncul desire 
internal tanpa tekanan.

4. Drop the Guard
“Gue gak bakal ngeyakinin lo. Gue cuma akan 
nunjukin sesuatu… dan biarkan otak lo sendiri 
yang mutusin apa yang sebenernya udah lo 
butuhin dari dulu.”
Penjelasan: Skrip ini memperlihatkan lo gak ngepush. Tapi diam-diam tanamkan ide bahwa “ini 
udah lo butuhin lama.”
Efek: Membuka pintu bawah sadar → sugesti 
ditelan sebagai suara hati sendiri.

5. Future Pacing
“Bayangin beberapa hari dari sekarang… lo 
duduk santai, scroll HP, dan liat notifikasi masuk. 
Dan lo senyum kecil sambil mikir: ‘anjir, ternyata 
bener juga ya.’”
Penjelasan: Lo ajak mereka ke masa depan, lalu 
tanam emosi positif. Otak gak bisa bedain 
imajinasi & realitas → muncul dorongan.
Efek: Narik desire masa depan ke saat ini. Jadi 
urgensi.

6. Socratic Trap
“Lo sadar gak, makin lo mikir ini gak penting… 
justru makin kuat sinyal lo buat balik ke sini dan 
akhirnya bilang: ‘oke, gue ambil.’”
Penjelasan: Mainkan ironi logis. Otak diajak 
muter, dan akhirnya sadar “kenapa gue nolak 
ya?”
Efek: Disorientasi → keinginan muncul dari rasa 
bingung sendiri.

7. Hypnotic Loop
“Kadang lo ngerasa belum siap. Tapi makin lo 
nunda, makin lo penasaran. Dan makin 
penasaran, makin susah buat gak mikir ini yang 
lo butuhin sekarang.”
Penjelasan: Lo buat loop mental yang gak 
selesai. Otak pengen nutup loop itu dengan 
action (beli).
Efek:
Tekanan bawah sadar untuk 
menyelesaikan siklus.

8. Fractionation
“Mungkin awalnya lo santai aja, cuma scroll. 
Tapi makin lo baca… makin ada bagian yang 
‘ngeklik’ dan bikin lo mikir ulang. Bener gak?”
Penjelasan: Bawa naik turun emosi → ulangulang. Bikin sugesti makin dalam.
Efek: Makin lama eksposur → makin nempel di 
alam bawah sadar.

9. Temporal Dissociati
“Lo bisa milih lanjut scroll dan lupakan ini… atau 
3 minggu lagi, lo inget momen ini sambil nyesel: 
‘kenapa dulu gue gak mulai ya?’”
Penjelasan: Mainin waktu → tanam rasa sesal ke 
masa depan untuk dorong aksi sekarang.
Efek: Fear of regret → trigger powerful action.

10. Pacing & Leading
“Sekarang lo lagi duduk. Lo lagi scroll. Lo 
ngebaca dengan perlahan. Dan lo sadar… ada 
sesuatu yang pengen lo denger sampe habis.”
Penjelasan: Mulai dari hal nyata (pacing) → 
lanjutkan ke sugesti (leading).
Efek: Otak bilang: semua ini benar → sugesti 
terakhir = juga diterima.

11. Curiosity Seed
“Ada bagian dari diri lo yang penasaran, dan gak 
perlu langsung ambil keputusan. Tapi boleh gak 
kalau rasa penasaran itu lo ikutin dulu… walau 
cuma 5 detik?
Penjelasan: Lo tanam rasa ingin tahu → kasih izin 
buat “ikutin aja.”
Efek: Curiosity + minimal commitment = aksi 
spontan.

12. Non-Linear Logic
“Lo gak harus yakin dulu buat mulai. Kadang 
mulai dulu, baru sadar: ‘kok gue ngerasa ini 
bener ya?’”
Penjelasan: Lo cabut ekspektasi logika → tanam 
intuisi sebagai solusi.
Efek: Izin buat beli tanpa yakin → penurunan 
filter kritis.

13. Trigger Kata Diri Sendiri
“Gue gak bakal nyuruh lo ‘ayo beli sekarang’. 
Karena ketika lo sendiri bilang ‘gue butuh ini’ —
baru itu jadi keputusan lo yang utuh.”
Penjelasan: Tanam ide: lo sendiri yang ngomong 
“gue butuh ini”.
Efek: Rasa ownership → keputusan terasa 
internal, bukan disuruh.

14. Semantic Confusion
“Kadang kita mikir terlalu keras buat hal yang 
seharusnya langsung kita bilang ‘ya’. Dan saat lo 
berhenti mikir, lo malah nemuin jawabannya.”
Penjelasan: Pecahkan logika → masuk lewat 
emosi.
Efek: Confusion → trance ringan → penerimaan 
sugesti lebih tinggi.

15. Reverse Psychology Halus
“Lo boleh banget cuekin ini. Bahkan abaikan aja. 
Tapi anehnya… yang sering cuek justru yang 
akhirnya diem-diem beli duluan.”
Penjelasan: Izin untuk nolak → tapi sekaligus 
tanam pembanding bahwa yang cuek justru beli.
Efek: Reactance balesan: pengen buktiin ‘gue 
beda’ → akhirnya klik.

16. Anchoring Future Emotion
“Bayangin rasa tenang waktu lo gak lagi 
overthinking. Rasa percaya diri pas lo nawarin. 
Dan rasa puas saat akhirnya orang bilang: ‘gue 
transfer sekarang ya.’”
Penjelasan: Tanam kondisi emosional masa 
depan → tarik ke sekarang.
Efek: Emotional anchor → tubuh pengen 
“rasain” itu sekarang.

17. Minimalist Suggestion
“Kadang lo gak butuh penjelasan panjang. Lo 
cuma butuh satu kata yang pas… di waktu yang 
tepat.”
Penjelasan: Nada tenang + makna ambigu = 
bawah sadar yang mengisi artinya sendiri.
Efek: Membuka ruang interpretasi → pembaca 
merasa ‘terpanggil.’

18. Loop Statement
“Semakin lo mikir ini bukan buat lo, semakin lo 
balik lagi. Dan semakin lo balik lagi… lo mulai 
mikir: ‘jangan-jangan emang ini buat gue.’”
Penjelasan: Loop internal tanpa resolusi → otak 
pengen ‘keluar dari lingkaran’ dengan beli.
Efek: Cognitive looping → tekanan bawah sadar 
untuk bertindak.

19. Belief Confusion
“Gue gak yakin lo siap sekarang. Tapi gue juga 
gak yakin lo bakal bisa cuekin ini terus.”
Penjelasan: Dua pernyataan kontradiktif = 
mental bingung = lower resistance.
Efek: Trance ringan → sugesti berikutnya jadi 
lebih gampang diterima.

20. Undeniable Mirror
“Lo pernah gak sih, scroll sesuatu… dan ngerasa: 
‘anjir, ini gue banget’? Kalau iya — lo gak 
nyasar.”
Penjelasan: Refleksi langsung ke pengalaman 
umum → otak bawah sadar bilang “ya gue 
beneran relate.”
Efek: Connection + FOMO + dorongan intuitif 
untuk bertindak.



3. Jumpa Customer

Gunakan teknik BUYER menggali kebutuhan

    * Beli mobil untuk siapa

    * Untuk digunakan aktifitas apa mobilnya

    * Yang digunakan sekarang apa mobilnya

    * Efeknya apa mobil saat ini (keluhan) 

    * Rencana beli kapan, menambah atau mengganti 















Tidak ada komentar:

Posting Komentar